Wacana Pemilu Sistem Tertutup, Iskan Qolba: Bisa Menjadi Indikator Kemunduran Demokrasi

04-01-2023 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis. Foto: Andri/nr

 

Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis menilai wacana pemilu tertutup sangat tidak demokratis dan merupakan kemunduran demokrasi. Menurutnya, hal ini membuat masyarakat dipaksa menerima wakil yang bukan dari pilihannya tapi disodorkan partainya.

 

“Dengan adanya pemilu tertutup membuat masyarakat tidak bisa memilih wakil rakyat yang dia kenal yang akan memperjuangkan daerah yang dia wakili. Kalo begini masyarakat kasian jadi gak bisa menentukan pilihannya secara murni. Kita kan tau pemilu ini merupakan bagian penting dalam berdemokrasi. Ini sudah menjadi indikator kemunduran demokrasi kita,” kata Iskan dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Parlementaria, Selasa (3/1/2023).

 

Dalam demokrasi, menurut Iskan, asas pokok yang berlaku adalah pengakuan partisipasi rakyat. Lanjutnya, jika pemilu dengan cara tertutup ini kembali lagi, secara tidak langsung masyarakat tidak dapat mengenal calonnya secara utuh.

 

“Ini berarti peran rakyat dalam negara demokrasi yaitu untuk memilih perwakilannya di lembaga legislatif. Jangan sampai hak rakyat yang memilih pemimpinnya jadi dibatasi. Ini bisa membuat kemunduran. Pengetahuan tentang calon itu penting, masyarakat bisa langsung tahu tentang calon karena bisa berinteraksi dengan mereka melalui program sosialisasi kandidat,” ujar Politisi PKS ini.

 

Diakhir, Iskan mengungkapkan jika Pemilu sistem tertutup juga bisa membuat kebingungan pada konstituen dan dapat membuat jarak antara wakil rakyat dan konstituennya. “Ini dapat menimbulkan kebingungan pada publik atas apa yang mereka pilih. Karena pada dasarnya ajang pemilu ini merupakan salah satu langkah mendekatkan para calon kepada masyarakatnya bukan malah membuat jauh dan tidak tahu tentang wakil rakyat mereka pada nantinya,” tutup Iskan. (we/aha)

BERITA TERKAIT
Once Bicara RUU Hak Cipta: Musisi Bukan Soal Enggan Bayar Royalti, tapi Cari Keadilan
28-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI Elfonda Mekel, menggarisbawahi bahwa polemik hak cipta dan royalti bukanlah soal keengganan pihak-pihak tertentu...
Melly Goeslaw Desak Perbaikan Tata Kelola Royalti Demi Kesejahteraan Pencipta Lagu
27-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI, Melly Goeslaw, sekaligus pencipta lagu menyampaikan desakan agar tata kelola royalti di Indonesia diperbaiki...
Yan Mandenas Desak Aparat Tindak Tegas Tambang Ilegal di Papua
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mendesak aparat kepolisian dan TNI segera...
Pemda Tak Berdaya Hadapi Tambang Ilegal yang Dapat Bekingan
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berdaya menghadapi tambang...